Jabatan Alam Sekitar (JAS) Melaka menasihatkan penduduk Melaka agar tidak memburukkan situasi jerebu yang melanda negeri dengan melakukan pembakaran terbuka sepanjang musim jerebu ini.
MELAKA: Jabatan Alam Sekitar (JAS) Melaka menasihatkan penduduk Melaka agar tidak memburukkan situasi jerebu yang melanda negeri dengan melakukan pembakaran terbuka sepanjang musim jerebu ini.
Pengarahnya Rosli Mustafa berkata ia susulan Melaka mencatat Indeks Pencemaran Udara (IPU) tidak sihat pada pukul 1 pagi tadi, dengan Bukit Rambai paling terjejas diikuti Bandaraya Melaka.
“Dalam masa yang sama JAS Melaka akan melakukan rondaan mencegah pembakaran terbuka. Kita juga telah membuat kawalan ke atas pencemaran udara dan akan terus menjalankan kawalan itu sehingga situasi pulih.
“Kedua-dua ini penting dalam usaha kita mengawal pencemaran dari punca tempatan dan untuk itu, kita mohon semua untuk tidak melakukan pembakaran pada ketika ini,” katanya kepada pemberita.
Rosli juga berkata pihaknya juga percaya punca jerebu yang melanda kini dipengaruhi oleh faktor rentas sempadan.
“Bagaimanapun kita akan terus memantau status jerebu ini di seluruh Melaka bagi memastikan ia dapat dikawal dan ditangani sebaiknya,” katanya.
Terdahulu Bernama melaporkan lima kawasan mencatat bacaan IPU pada paras tidak sihat setakat 9 pagi ini, dengan Bukit Rambai di Melaka merupakan kawasan paling terjejas dengan bacaan IPU 153.
Menurut laman web Sistem Pengurusan Indeks Pencemaran Udara Malaysia (APIMS) kendalian Jabatan Alam Sekitar (JAS), kawasan yang mencatat IPU melebihi 100 ialah Bandaraya Melaka (146), Port Dickson (109) di Negeri Sembilan dan Batu Pahat (134) serta Tangkak (116) di Johor.–AlHijrah Online
Related
Discover more from ALHIJRAH ONLINE
Subscribe to get the latest posts sent to your email.
ID used to identify users for 24 hours after last activity
24 hours
_gat
Used to monitor number of Google Analytics server requests when using Google Tag Manager
1 minute
_gac_
Contains information related to marketing campaigns of the user. These are shared with Google AdWords / Google Ads when the Google Ads and Google Analytics accounts are linked together.
90 days
__utma
ID used to identify users and sessions
2 years after last activity
__utmt
Used to monitor number of Google Analytics server requests
10 minutes
__utmb
Used to distinguish new sessions and visits. This cookie is set when the GA.js javascript library is loaded and there is no existing __utmb cookie. The cookie is updated every time data is sent to the Google Analytics server.
30 minutes after last activity
__utmc
Used only with old Urchin versions of Google Analytics and not with GA.js. Was used to distinguish between new sessions and visits at the end of a session.
End of session (browser)
__utmz
Contains information about the traffic source or campaign that directed user to the website. The cookie is set when the GA.js javascript is loaded and updated when data is sent to the Google Anaytics server
6 months after last activity
__utmv
Contains custom information set by the web developer via the _setCustomVar method in Google Analytics. This cookie is updated every time new data is sent to the Google Analytics server.
2 years after last activity
__utmx
Used to determine whether a user is included in an A / B or Multivariate test.
18 months
_ga
ID used to identify users
2 years
_gali
Used by Google Analytics to determine which links on a page are being clicked