HADRAMAWT (Yaman): Krisis kemanusiaan Yaman semakin parah dengan 7.4 juta populasinya mengalami kekurangan nutrisi makanan di mana 4.4 juta darinya berada dalam fasa akut.
Data dikeluarkan Pejabat Koordinasi Bantuan Kemanusiaan Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (UNOCHA) itu menyebabkan Mercy Malaysia meneruskan misi bantuan ke Yaman sejak 2015.
Terkini, pertubuhan bukan kerajaan (NGO) berpangkalan di Kuala Lumpur itu menghantar pasukan sukarelawan empat anggota yang tiba di Lapangan Terbang Saiyun di sini jam 6 pagi waktu tempatan.
Ketua Misi Kemanusiaan Mercy Malaysia ke Yaman, Norazam Ab Samah berkata ini merupakan misi ketiga Mercy Malaysia ke Yaman bagi membantu meringankan beban kelompok yang terjejas.
Katanya, misi kali ini menumpukan kepada bantuan makanan nutrisi kepada kanak-kanak pelarian dalaman di wilayah selatan Yaman di Aden selain meneroka bantuan kemanusiaan lain.
“Mercy Malaysia juga akan melihat keperluan kesihatan, air bersih dan sanitasi yang dikatakan semakin rumit di Yaman. Focus area bagi misi kali ini adalah di kawasan selatan Yaman di Aden.
“Misi selama 12 hari ini melihat bantuan nutrisi kanak-kanak dan juga program jangka panjang untuk Mercy Malaysia lebih lama di Yaman, khususnya dalam sektor kesihatan,” katanya kepada AlHijrah Online di sini hari ini.
Konflik perang saudara di Yaman bermula pada 2014 apabila kelompok pemisah Houthi mengambil alih Sana’a dan kini menguasai sebahagian besar wilayah utara negara Arab termiskin itu.
Pakatan yang diketuai Arab Saudi-Emiriyah Arab Bersatu (UAE) kemudian bertindak dalam konflik itu dengan melakukan serangan udara ke atas kelompok pemisah pada Mac 2015 dan situasi konflik itu berlanjutan sehingga ke hari ini.
Perang saudara selama lima tahun itu mengorbankan lebih 100,000 nyawa dengan majoritinya orang awam, manakala jutaan pula berdepan dengan krisis kebuluran dan wabak penyakit dalam krisis kemanusiaan terburuk di abad ini.
Norazam berkata Mercy Malaysia menyasarkan mengutip dana RM1 juta bagi melaksanakan program jangka panjang di kawasan-kawasan sedang dikenalpasti di wilayah konflik terbabit.
Individu atau korporat yang ingin membantu dan menyokong usaha kemanusiaan ini boleh melayari laman sosial Facebook Mercy Malaysia atau layari laman web http://www.mercy.org.my. — AlHijrah Online
Related
Discover more from ALHIJRAH ONLINE
Subscribe to get the latest posts sent to your email.
Contains information related to marketing campaigns of the user. These are shared with Google AdWords / Google Ads when the Google Ads and Google Analytics accounts are linked together.
90 days
__utma
ID used to identify users and sessions
2 years after last activity
__utmt
Used to monitor number of Google Analytics server requests
10 minutes
__utmb
Used to distinguish new sessions and visits. This cookie is set when the GA.js javascript library is loaded and there is no existing __utmb cookie. The cookie is updated every time data is sent to the Google Analytics server.
30 minutes after last activity
__utmc
Used only with old Urchin versions of Google Analytics and not with GA.js. Was used to distinguish between new sessions and visits at the end of a session.
End of session (browser)
__utmz
Contains information about the traffic source or campaign that directed user to the website. The cookie is set when the GA.js javascript is loaded and updated when data is sent to the Google Anaytics server
6 months after last activity
__utmv
Contains custom information set by the web developer via the _setCustomVar method in Google Analytics. This cookie is updated every time new data is sent to the Google Analytics server.
2 years after last activity
__utmx
Used to determine whether a user is included in an A / B or Multivariate test.
18 months
_ga
ID used to identify users
2 years
_gali
Used by Google Analytics to determine which links on a page are being clicked
30 seconds
_ga_
ID used to identify users
2 years
_gid
ID used to identify users for 24 hours after last activity
24 hours
_gat
Used to monitor number of Google Analytics server requests when using Google Tag Manager